Langsung ke konten utama

Ternyata Solo Punya Destinasi Asyik Plus Low Budget!



Rencana ini bermula dari keinginan ke Semarang, di sela-sela liburan sebelum masuk ke semester 5. Tapi setelah mendekati hari H, sepertinya ga memungkinkan deh buat ke Semarang. Setelah dipikir-pikir, dimana ya destinasi terdekat Jogja yang ga kalah asyik sama Semarang. Tercetuslah ide Solo. Awalnya akupun mengira kalau Solo ga punya terlalu banyak destinasi wisata, tapi yasuladahlah.. Mari kita berusaha searching dulu.

Dari mulai searching satu website ke website lain, YouTube, Instagram.. Kebanyakan tidak terlalu menampakkan keindahan sebenarnya kota Solo Surakarta itu. Paling tidak yang mendekati itu di Instagram explore.solo. Terlebih lagi aku lebih ingin jalan-jalan ketempat yang low-budget, atau bahkan gratis! Hahaha *maklum anak kost :(*

Setelah semalam sebelum keberangkatan, aku sudah menyusun rundown untuk estimasi waktu kurang lebih 12 jam di kota Surakarta itu dengan menggunakan motor. Aku sengaja memilih tempat-tempat yang free HTM, atau paling mahal yaa 10K deh. Ini dia list-nya, berikut dengan HTM-nya:

Rundown to Solo
06.00 - 07.30 OTW Berangkat
07.30 - 08.00 Istirahat & Sarapan
08.00 - 09.00 Stadion Manahan (Free HTM)
09.00 - 11.00 Taman Balekambang (Free HTM)
11.00 - 12.30 Keraton Kasunan (HTM 10K)
12.30 - 13.30 Istirahat & Lunch
13.30 - 15.00 Monumen Pers Nasional (Free HTM)
15.00 - 16.30 Bendungan Tirtanadi (Free HTM)
16.30 - 18.30 Narsopuro Nightmarket
18.30 - 20.00 OTW Pulang
20.00 - 20.30 Makan di Sambal Cowek

Nah kurang lebih seperti itu aku buat rundown-nya. Untuk realisasinya ga melenceng jauh dari rundown kok. Kira-kira gini nih apa yang sebenarnya terjadi:

06.00 - 07.30 OTW Berangkat
Meskipun mulai dari Prambanan sampai jalan Klaten-Solo itu jalannya lurus aja, tapi kayaknya nengok Gmaps sesekali ga apa, daripada salah jalur yakan? Hehehe.
Perjalanannya ga macet sama sekali. Cuma aku saranin pakai masker juga ya gaes. Bakal banyak debu soalnya.

07.30 - 08.30 Stadion Manahan

Niatnya ketika sampai Solo, mau istirahat dulu sambil ngisi perut sedikit. Tapi kayaknya ga sabar deh buat nengok Stadion Manahan yang katanya baru aja di renovasi. Ternyata bener aja, keren lho stadionnya! Ga kalah deh sama Stadion GBK yang ada di Jakarta.

Ohiya, disana sebenarnya niat buat jogging kayak orang-orang disana, tapi karena bawa tas berat akhirnya cuma jalan aja deh keliling stadion.

08.30 - 10.30 Taman Balekambang

Destinasi selanjutnya Taman Balekambang, awal masuk aku ragu, ini beneran udah buka belum ya.. Ternyata setelah dicek, aku masuk dari pintu belakang! Haha, pantes aja sepi. Terlebih lagi tamannya juga baru direnovasi, jadi ada beberapa tempat yang memang sepi. Tapi aku ngga nyangka kalau disana bener-bener ada banyak rusa dan hewan lain yang bebas jalan-jalan di area taman itu.

(Buat foto-foto spotnya bisa dilihat di highlight Instagram-ku ya @nurauliaannisa)
Dari awal aku masuk, sampai ngasih makan rusa yang ada disana aku dokumentasiin. Dan ada yang namanya Taman Kelinci, tapi buat masuk kesana ada HTM 5K/orang, jadinya ga jadi masuk deh.

10.30 - 11.30 Keraton Kasunan

Sebenarnya disana itu museum, yang isinya sejarah-sejarah penting kota Surakarta yang dulunya merupakan kerajaan namun akhirnya bergabung dengan Indonesia, hampir sama dengan kota Yogyakarta yang dulunya juga kerajaan.

Kita bisa melihat-lihat dari mulai benda bersejarah, dokumen-dokumen, sampai lukisan orang-orang berpengaruh pada masa itu. Jadi, buat kalian yang suka tempat bersejarah Keraton Kasunan ini bisa jadi pilihan yang sangat tepat!

11.30 - 13.30 Istirahat & Lunch
Sebelum masuk ke Museum Keraton Kasunan sebenarnya melewati Alun-alun Kidul Surakarta, dan berniat buat istirahat disana. Tapi ternyata tempatnya kurang cocok buat istirahat siang bolong disana, akhirnya kami memutuskan buat istirahat di SPBU, sambil isi bensin.

Kami juga sambil cari tempat untuk makan siang, setelah dicari-cari, akhirnya kami memutuskan buat makan di Bakso Alex, lokasinya ga terlalu jauh dari SPBU, dan baksonya juga enak! Apalagi sambil minum es buah disiang bolong yang terik itu. Suegeeerr

13.30 - 15.30 Monumen Pers Nasional

Awalnya kukira tempat ini mirip sama Museum Keraton Surakarta, yang ramai pengunjung. Tapi.. ternyata ku salah. Jadi tempat ini semacam tempat yang isinya ruang-ruang arsip tentang sejarah dunia pers dari zaman dahulu. Dan kalau mau ada guide-nya, harus rombongan dan ada tujuan tertentunya. Kalau cuma 1-2 orang ya harus keliling sendiri.

Semua spot tempat di Monumen Pers Nasional Surakarta ini juga ada di highlight Instagram-ku yaa di highlight Surakarta.


Btw, ada yang unik juga di Solo ini, jadi ada kereta yang dia itu jalannya di jalan raya layaknya kendaraan bermotor! Aku ga tau ini cuma aku yang norak atau memang unik, tapi relnya itu bener-bener ga terlihat dan kereta itu harus bunyiin klaksonnya berkali-kali supaya pengendara lain bisa minggir. Kan bisa gawat tuh kalau sampai ketabrak kereta dijalan raya?!

15.30 - 18.00 Bendungan Tirtonadi

Sepertinya bendungan ini juga baru aja selesai direnovasi atau dipercantik. Makin sore makin ramai juga. Ada yang main bola, skateboard, duduk-duduk, sampai yang mancing ikan juga ada. Pastinya juga ada yang berjualan cemilan ya disana, jadi jangan khawatir. Paling enak sih ya duduk-duduk santai disana. Sambil menikmati senja.. dan kopi. Eh! Haha

18.00 - 19.00 Alun-alun Kidul

Nah jadi niatnya setelah dari bendungan mau ke Narsopuro Nightmarket, tapi ternyata eh ternyata pasar malam itu cuma ada dimalam minggu. Opsi kedua sebenarnya ke pasar barang antik, tapi ternyata juga udah tutup sore-sore begitu. Jadinya, langsung aja deh keingat alun-alun kidul yang tadi siang dilewati tapi belum buka, nah kalau sore-sore pasti sudah buka.

Di alun-alun kidul Surakarta ini asik banget, ramai, ada banyak wahana komedi putar yang bisa dinaiki, juga jajanan dan pedagang lainnya yang bikin betah lama-lama disana! Kalau jajanan favoritku sih ada streetfood Korea ala-ala gitu, nama makanannya nemo pang, itu kayak roti lembut yang isinya macem-macem. Sumpah itu enak bangettt dan sayangnya aku belum nemuin itu kalau di Jogja! Aaaa I want you more, nemo pang. T-T

19.00 - 19.30 Susu Segar Si Jack

Niatnya setelah dari alun-alun ya mau langsung pulang, tapi di DM ada temanku yang ngasih saran buat cobain susu segar di Si Jack ini. Karena penasaran, mampirlah kesana. Harganya jauh lebih murah daripada di Jogja guys! Ya walaupun sebenarnya sesuai sama porsinya sih.. Tapi cukup buat menyegarkan tenggorokan, dan yang paling kusuka sih roti bakarnya, uenak deh pokoknya! Kalau kalian penasaran bisa dicoba juga yaa susu segar Si Jack ini.

19.30 - 20.30 OTW Pulang
Waktu pulang terasa lebih cepat, karena udah lebih tau rute-nya, sekaligus ngebut poll di sepanjang jalannya.

20.30 - 21.30 Makan di Sambal Cowek
Setelah perjalanan panjang yang melelahkan, akhirnya ditutup dengan makan sambal Cowek yang berlokasi didekat kostku ini. Sambil menghitung pengeluaran dan makan. Ternyata memang se-low budget itu untuk jangka waktu yang hampir seharian.

Pengeluaran paling banyak ada di makan siang, sisanya untuk cemilan, HTM, dan bayar parkir yang paling bayar 2K - 3K ditiap pemberhentian.

Gimana menurut kalian? Cukup mengasyikkan dan low-budget kan?
Aku ingatkan sekali lagi, untuk foto-foto lebih jelasnya ada di highlight Instagram-ku yaaa @nurauliaannisa. Wajib banget di cek. Karena dihari itu aku udah mirip awkarin yang story Instagramnya sampai titik-titik! Hahaha

Sampai jumpa lagi ditulisanku berikutnya!
Semoga bermanfaat!!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengalaman Magang Menjadi Content Writer di Maboor ID

Banyak orang yang sudah mengetahui keuntungan magang apalagi untuk terjun ke dunia kerja, jika kamu belum mengetahuinya, silahkan cek postingan saya sebelumnya disini. Saat ini saya sudah berada di akhir semester 4 disalah satu perguruan tinggi di Yogyakarta. Meskipun program magang yang diadakan oleh kampus saya belum diadakan semester ini, tetapi di semester 3 kemarin saya sudah menjalankan program magang yang diadakan oleh salah satu usaha bidang konveksi di daerah Godean Yogyakarta yaitu di Maboor ID (perusahaan dibawah Sablon Jogja ID). Periode magang yang saya jalankan yaitu selama tiga bulan, mulai dari bulan November hingga Januari 2018. Pertama kali saya melihat open recruitment program tersebut di salah satu akun instagram lowongan kerja di Yogyakarta. Saya langsung tertarik untuk mengikuti program tersebut karena salah satu posisi yang ditawarkan adalah Content Writer atau penulis konten, yang mana posisi yang sangat saya minati sejak awal kuliah. Pada poster...

Magang itu Penting, lho!

Bagi mahasiswa tingkat akhir, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah magang. Ada juga mahasiswa yang menyebutnya dengan istilah KP (Kerja Praktek) biasanya adalah mahasiswa di jurusan teknik. Atau bagi siswa/siswi yang masih bersekolah di jenjang SMK (Sekolah Menengah Kejuruan) menyebutnya dengan istilah PKL (Praktek Kerja Lapangan). Semua istilah tersebut memilki arti yang kurang lebihnya sama, yaitu mengimplementasikan teori yang telah didapatkan dibangku sekolah/kuliah di waktu sebelum magang/praktek itu dilaksanakan. Telah terbukti bahwa magang tersebut memiliki banyak keuntungan yang bisa didapatkan terlebih lagi jika kita menekuni atau belajar dengan sungguh-sungguh saat pelaksanaan magang. Keuntungan yang bisa didapatkan antara lain adalah: 1. Mempraktekkan teori yang sudah pernah dipelajari Selama masa sekolah atau kuliah, tentunya kita mendapatkan banyak pelajaran atau teori dari guru maupun dosen, semua teori yang diberikan tentunya bertujuan untuk dapat diimple...

Clickbait yang Membuat Kesal dan Cara Mencegahnya

Judul clickbait memang sering membuat kesal. Terlebih lagi jika isinya tidak sesuai dengan judul yang terpampang nyata. Orang akan merasa penasaran dengan jawaban atau penjelasan dari judul tersebut. Namun, itulah faktanya atau diinginkan oleh para penulis yang menginginkan agar tulisannya dibaca oleh banyak orang. Pastinya ada banyak keuntungsn dari hasil clickbait tersebut, selain mendapat pundi-pundi uang dari cost per click, juga akan menaikkan traffic dari pembaca yang mengundang para pengiklan untuk memasangkan iklannya di media tersebut. Tetapi apakah selamanya clickbait itu buruk? Juga apakah judul clickbait melanggar kode etik jurnalistik karena isinya tidak sesuai dengan judul?  Menurut saya, tidak masalah apabila judul sebuah pemberitaan itu membuat orang penasaran dan kemudian menekan click. Asalkan, ada kesinambungan atau setidaknya sedikit keterkaitan antara judul dan isi. Karena, jika judul saja tidak menarik untuk dibaca, bagaimana orang akan penasar...